Dwi Andika Pratama Impactful Writer Expert. Love Writing and Marketing. Book Addict.

7 Hal Penting Membangun Bisnis Online yang Long Lasting (Tahan Lama)

6 min read

“Banyak yang nanya “Bisnis apa yang BAGUS?” Jawabnya, “Bisnis yang bagus adalah yang DIBUKA, bukan yang ditanyakan terus.” ~ Bob Sadino

Banyak orang berpikir kalau membuka bisnis itu sulit, padahal membuka bisnis itu mudah. Apalagi sekarang era digital. Dimana membuka bisnis tinggal beli hosting dan domain saja, lalu membuat website.

Perumpamaan website, ibarat kantor atau toko yang bisa langsung diakses oleh siapapun. Bebas biaya sewa bangunan, yang pasti jauh lebih murah beli hosting dan domain di MasterWeb.

Murah, bukan berarti murahan. Karena MasterWeb Hosting bisnis terbaik. Pssttt… sedikit bocoran, kalau MasterWeb digunakan oleh salah satu portal berita no. 1 di Indonesia. Terbukti kan?

 

Sebelum Kamu Membangun Bisnis Online

Sebelum kamu benar-benar memutuskan berbisnis online hingga sukses. Penting kamu ketahui 7 hal ini. Karena buka bisnis saja nggak cukup, kamu mesti membuat bisnis itu tumbuh dan terus diminati banyak orang.

Tapi ingat…

Bisnis itu bukan soal keuntungan (profit) saja, tapi bisnis itu melayani. Melayani mereka yang membutuhkan solusi dari produk yang kamu hadirkan. Karena keuntungan itu dampak dari pelayanan yang kamu berikan.

Semakin kamu penasaran, semakin kamu ingin membaca tulisan ini sampai habis dan segera ingin mempratekkannya.

Sebelum lanjut ke 7 hal penting membangun bisnis online yang long lasting, kamu mesti menentukan nama bisnis (merek) yang hendak kamu bangun.

Pastikan kamu sudah punya nama bisnis yang kamu akan daftarkan domain dan hostingnya. Dan pastikan nama bisnis kamu, mulai dari domain dotcom hingga username media sosial mesti sama. Agar apa? Penjelasannya ada di bagian selanjutnya.

Sebab, suksesnya bisnis online bukan sekadar merek yang bagus, tampilan website yang profesional, tapi suksesnya bisnis online adalah tergantung seberapa lama bisnis itu bertahan.

Mungkin kamu mulai bertanya “bagaimana cara membangun bisnis online yang bertahan lama?”. Sesuai judul tulisan ini, sebentar lagi kamu akan mengetahuinya.

Tunggu apa lagi, inilah 7 hal penting membangun bisnis online yang long lasting (bertahan lama).

 

#1. Cash Flow is Blood

Setelah kamu membuka bisnis online, ada hal penting yang mesti kamu perhatikan. Agar bisnis onlinemu bukan sekadar gaya-gayaan.

Kamu mesti memiliki pemahaman kalau cash flow is blood. Bisa kamu bayangkan? Apa jadinya kalau bisnis nggak ada pemasukan?

Seperti yang dikatakan Fikry Fatullah dalam Bisnis Online Milyaran, untuk di awal jangan terlalu memusingkan tampilan web, tapi yang penting bisa transaksi. Karena cash flow is blood (arus kas adalah darah).

Kalau nggak ada cash flow (pemasukan), ya bisnis itu tutup. Jadi, 6 hal selanjutnya, akan membantumu bagaimana menciptakan cash flow.

Namun, yang penting kamu sudah punya pemahaman, kalau setelah membuka bisnis online, hal penting pertama, adalah cash flow.

Siap lanjut dengan materi yang akan menggugah kamu untuk segera action?

 

#2. Trafik adalah Jantungnya Bisnis Online

Adanya transaksi, berarti adanya lalu lintas pengunjung (trafik). Iya? Itulah kenapa kalau ingin membangun bisnis, carilah lalu lintas yang padat dan ramai. Tapi bagaimana dengan bisnis online?

Seperti yang dikatakan Fikry Fatullah dalam Bisnis Online Milyaran, kalau trafik adalah jantungnya bisnis online. Kita mesti berupaya mendatangkan trafik sebanyak-banyaknya ke toko online atau website kita.

Itulah salah satu keahlian pebisnis online yang mesti dikuasai, yakni menguasai trafik. Di sinilah seninya menjadi Pebisnis Online. Dimana untuk menguasai trafik, kamu mesti mempelajari copywriting dan marketing.

Copywriting itu mudah, kalau kamu memahami apa yang kamu jual (keunggulan dan kekurangannya) dan masalah yang dirasakan calon pembeli.

Ingat! Copywriting bukanlah ilmu untuk mengelabui pikiran calon pembeli, bukan! Tapi seni meyakinkan calon pembeli hanya melalui kata-kata dan tanpa tatap muka.

Inti copywriting adalah menarik perhatian. Ya, perhatian untuk mengklik dan akhirnya berkunjung ke website atau toko online kamu.

Ada pun kamu juga mesti menguasai marketing, sebab, menurut Subiakto (pakar dan praktisi brand selama 50 tahun). “marketing itu mendatangkan pembeli”.

Ada lagi frasa yang membuat kita mudah memahami marketing “penasaran sama dengan pemasaran”, begitu kata Ippho Santosa dalam 10 Jurus Terlarang.

Nah, ada hubungan antara copywriting dan marketing (pemasaran). Membuat orang lain tertarik untuk berkunjung, juga membuat orang lain penasaran.

Misal: kamu upload paket yang akan kamu kirim, dengan caption (copywriting) “wah, masyaaAllah kewalahan juga hari ini. Alhamdulillah banget. tokoberkahdotcom”, akan mengundang penasaran (marketing), “wuidih, laris juga, penasaran, sebagus apa sih (dan ngeklik link tokoberkahdotcom)?”.

Caption yang kamu buat itu masih ambigu. Kewalahan karena apa? Iya kan? Karena foto yang diberi caption yang berkelanjutan, dampaknya luar biasa.

Terjadilah yang penasaran itu membuka website atau toko online kamu dan mulai mencari informasi. Kalau cocok dan ada uangnya, ya beli. Kalau cocok belum ada uangnya, ya ditahan dulu.

Tapi setidaknya, produkmu itu membuat orang minat, andaikan belum beli. Biasanya akan merekomendasikan ke rekan terdekatnya.

Sampai di sini kebayang?

Jadi, hal penting yang kedua adalah kuasai copywriting dan marketing untuk mendatangkan pengunjung.

Nah, ada fakta yang mesti kamu ketahui, nggak semua orang yang berkunjung akan membeli produkmu. Tapi selanjutnya kamu akan mengetahui “bagaimana mengubah pengunjung menjadi pembeli?”

Terus membaca hingga selesai.

 

#3. Branding untuk Bisnis Onlinemu Makin Long Lasting

“Marketing mendatangkan pembeli. Branding menciptakan pelanggan.” ~ Subiakto (Pakar dan Praktisi Brand selama 50 Tahun).

Menciptakan bisnis yang bisa bertahan lama (long lasting), tentu bukanlah perkara mudah, juga bukan perkara sulit kalau kita bersama pakarnya. Karena semua ada ilmunya.

Apa lagi sekarang membuka bisnis semudah membuka tutup botol. Tinggal beli hosting dan domain, jadilah bisnis online yang bisa langsung menghasilkan.

Kutipan di atas diamini oleh Rendy Saputra mantan CEO KeKe (busana). “kalau bisnis itu berdiri sejak 10 tahun, maka ada yang beli produknya selama 10 tahun”.

Dia memaparkan pentingnya untuk branding, bagaimana orang lain hanya membeli kepada kita, bukan ke orang lain. Dan hanya ingat produk kita, bukan yang lain.

Semakin kamu memahami, semakin kamu tergerak untuk segera mempratekkan. Makin kebayang apa yang membuat bisnis onlinemu long lasting?

 

Milikilah Username Media Sosial Selaras dengan Domain Bisnis Onlinemu

Seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya, kalau kamu ingin membangun bisnis online. Idealnya username dengan domain mesti sama. Agar apa?

Ya, branding!

Salah satu prinsip branding adalah mudah diingat. Iya kan? Ada pun proses menanamkan persepsi ke benak calon pembeli tidaklah mudah, butuh proses, butuh waktu. Karena branding membutuhkan konsistensi dan konsep.

Dalam kalimat pembuka Branding Itu Dipratekkin “branding/noun: the promotion of particular product or company by means of advertising and distinctive design”, artinya: “promosi produk atau perusahaan tertentu melalui iklan dan desain khusus”, Menarik kan?

Kamu bisa menggunakan namecheckr.com untuk melihat username dan domain yang masih tersedia. Oh ya blog ini pun melakukan branding, dari domain, username instagram (beserta konsep kontennya), linkedin, dan channel youtube. Karena ini personal, ya, jadinya personal branding.

 

Mulai Mengonsep Branding Bisnis Onlinemu

Melanjutkan dari kutipan di atas, “melalui iklan dan desain khusus”. Kamu bisa pantau Instagram MasterWeb? Seperti itulah proses branding.

Warnanya konsisten, desainnya terkonsep, jadi ketika membuka webnya pun nggak jauh berbeda dengan warna dan konsep yang dibuat di Instagram.

Ada pun warna yang ingin kamu tonjolkan, kamu bisa pelajari itu di referensi lain ya? Tapi sedikit informasi, kalau warna oranye itu memberikan kesan emosi bahagia dan antusias.

Semakin ke sini, semakin kamu terbayang jelas, apa saja hal penting itu. Siap lanjut?

 

Satu Hal Penting dari Branding

Ada yang lebih penting dari desain logo, username media sosial, domaindotcom, konsep desain di Instagram, persepsi dalam benak, yakni emosi. Bisnis onlinemu bikin pembelinya merasa terikat nggak?

Entah itu merasa gengsi (prestige), terbantu (helpful), di atas ekspektasi (unexpected), atau apapun. Sejujurnya proses branding ini nggak mudah, butuh riset yang panjang, tapi inilah cara untuk membuat binis onlinemu long lasting.

Lebih baik tau ilmunya dari sekarang, kan? ^_^

 

#4. Menciptakan Produk yang Diinginkan dan Dibutuhkan

Menurut kamu ketika membuat bisnis baiknya produknya dulu? Atau marketnya dulu? Karena kamu pengusaha, kalau versi Denny Santoso, ciptakanlah dulu marketnya. Dengarkan keluh kesah mereka dan hadirkan produk yang mereka butuhkan.

Atau kamu yang saat ini sudah punya produk, tapi belum laris, tenang. Setiap produk ada jodohnya. Percayalah itu.

Tugas kamu hanya perlu menemukan dimana (calon pembeli) berkumpul. Memetakan siapa calon pembeli itu penting banget lho. Agar nggak sekadar jualan saja.

Misal: mamah mudah, umur 20 – 30 tahun, wanita karier, gaji  3 juta – 7 juta perbulan, medianya Instagram.

Yaudah, kamu bisa beriklan (melalui Instagram ads atau endorse) dan sekaligus membangun instagram dengan konten yang terkonsep seperti MasterWeb. Agar apa? Dipercaya!

Seperti halnya MasterWeb menciptakan produk Wolfpress untuk kalangan blogger, mahasiswa, pebisnis online yang baru merintis. Benar-benar memahami kebutuhan market, iya kan?

Pilihan dari layanan MasterWeb cukup beragam dan menariknya memberikan layanan yang sesuai dengan kebutuhan kita. Emang #HostingYangNgertiKamu

 

#5. Membuat Pelanggan Loyal dengan Penawaran yang Tak Tertolakkan

Pebisnis mana pun nggak akan pernah terlepas yang namanya, marketing. Namun ada yang paling penting dalam marketing, yakni penawaran. Begitu kata Tung Desem Waringin dalam Marketing Revolution.

Mungkin produk kamu biasa saja, copywritingnya juga standar, tapi marketnya tepat. Ketika kamu memiliki penawaran yang tak tertolakkan, itulah yang mengubah pengunjung untuk membeli dan pembeli menjadi pelanggan.

Berapa banyak dari kita yang membeli karena penawaran? Mulai dari diskon 50%, beli 1 gratis 1, bayar 4 ambil 5, diskon 75% + 20%, cashback, program poin, dan masih banyak lagi, membership.

Penawaran ini juga salah satu cara meningkatkan loyalitas pelanggan. Terus menguji coba mana marketing yang berhasil, mana yang kurang berhasil.

Mengutip dari Majalah Marketeers Mai 2019. Starbucks berhasil bertahan bahkan tumbuh secara signifikan. Dengan menjadikan pelanggan loyal sebagai prioritas.

Darimana Starbucks bisa tau pelanggan loyal? Ya, jadi program membership yakni Starbucks Card. Hmm. Menarik yah?

 

#6. Mendesain Web dan User Experience agar Pengunjung Menjadi Pembeli

Ketika bisnis onlinemu semakin besar, mulailah memerhatikan tampilan website atau toko onlinemu. Agar apa? Menciptakan rasa nyaman dan aman bertransaksi dengan bisnis onlinemu.

Bahkan, pengunjung yang awalnya hanya lihat-lihat atau baca artikel yang ada di blog, eh malah tergoda untuk membeli apa yang kamu jual. Menarik?

Karena penawaran yang kamu buat benar-benar tak tertolakkan. Menarik sekali kan? Ada pun kamu bisa membuat pengalaman berbelanja lebih mudah dan lebih praktis.

Misal, mulai dari daftar akun hingga pembayaran jadi lebih mudah. Sekarang ini banyak penyedia payment gateway untuk memudahkan pebisnis online agar lebih memanjakan pembelinya.

Karena di antara payment gateway bisa menggunakan e-wallet, yang kita kenal: gopay, OVO, dana, dan linkaja. Yang awalnya nggak sekadar iseng berkunjung. Eh, malah langsung bayar. Ini salah satu strategi kolaborasi untuk meningkatkan keuntungan.

So, setelah ada cash flow mulailah berinvestasi ke tampilan web atau toko onlinemu dan ciptakanlah pengalaman berbelanja yang tak terlupakan.

 

#7. Jangan Lupakan Mereka. Mulailah Membangun Relasi

“Bisnis itu terutama bisnis online dibangun di atas pelanggan tetap.” Tony Hsieh – CEO Zappos.com (yang menjual sepatu online)

Apa yang dikatakan CEO Zappos ini ada benarnya. Menjual kepada orang yang sudah membeli produk kita jauh lebih besar konversinya dibanding calon pembeli yang baru mengenal kita.

Setelah mereka melakukan transaksi, ada baiknya web atau toko online kamu terhubung dengan aplikasi email marketing. Karena memudahkan kamu untuk mengirimkan email ucapan terima kasih.

Atau bisa dihubungi via whatsapp yang tertera pada invoice pembelian, untuk sekadar memberikan sapaan hangat, karena telah melakukan transaksi di toko online atau website kamu.

Ajaklah mereka untuk menyimpan nomor kamu, dengan tawaran promo yang akan diberikan kepada mereka. Dan itu hanya melalui story whatsapp.

Selama kamu menjalin relasi melalui email atau whatsapp. Kemungkinan besar mereka akan membeli lagi produkmu.

So, jangan abaikan hal penting yang terakhir ini.

Mungkin kamu masih penasaran betapa enaknya beli hosting di MasterWeb (Pssttt… MasterWeb juga memberikan penawaran spesial lho!), apalagi ini hosting murah Indonesia. Bisa kamu buktikan deh. So, mulai beli hosting dan domain, bangun bisnis onlinemu sekarang!

 

Referensi buku: Marketing Revolution, Branding itu Dipraktekkin, Bisnis Online Milyaran, dan 10 Jurus Terlarang.

Majalah: Marketeers edisi April dan Mei 2019.

Image Credit with Premium Lisence on Freepik.

Yuk ikutan!

Dwi Andika Pratama Impactful Writer Expert. Love Writing and Marketing. Book Addict.

3 Replies to “7 Hal Penting Membangun Bisnis Online yang Long Lasting…”

  1. Semuanya poin di atas benar adanya, terutama terkait branding. Jaman sekarang, pelaku bisnis online jumlahnya makin bejibun. Disinilah pentingnya branding. Selain bikin konsumen lebih trust juga bikin kita terpisah dari kompetitor…

    Sukses terus dan menginspirasi mas dika…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.