Rezeki yang Dijamin

Salah satu perasaan yang tak ingin aku rasakan adalah perasaan takut kalau nggak bisa capai target.

Meski sudah sadar, kalau target akan tercapai, tetap saja suka terpancing ketakutan nggak tercapai.

“gimana kalau nanti nggak ke capai?”

Dan, aku menyadari itu pun bagian dari perasaan manusiawi, tapi aku pun tak ingin dikendalikan rasa takut itu.

Dari buku-buku dan pengalamanku, akhirnya Dia menunjukkanku jalan dan pemahaman ini yang aku ingin bagikan ke kamu.

 

Industri Kreatif

Ya, selain penuh ketidakpastian, kita perlu terus berinovasi dan kreatif. Berbeda kalau kerja kantoran. Wkwk.

Tapi, kalau kata Ki Jendral dalam The Science of Wealth, defaultnya rezeki itu ada dua: unpredictable dan unlimited.

Maka, kalau kita mau masuk ke default rezeki, perlu memilih profesi yang berkaitan unpredictable. Ya, seperti industri kreatif ini.

Termasuk penulis pun masuk industri ini, karena nggak ada kepastian, selain dirinya sendiri yang bisa memasatikan. Hehe…

 

Tentang Rezeki

“Rezeki itu ibarat jodoh dan maut”, kata Ki Jendral, tak perlu dikejar, kalau sudah waktunya pasti datang.

Nah, pemahaman yang aku dapat dan mampu mengubah perasaanku adalah: perasaan dijamin rezeki oleh Allah.

Bayangin aja sekarang kamu bekerja di perusahaan yang sistem penggajian setiap hari bulan, biasanya antara tanggal 25 s.d. 28. Wkwk.

Bayangin, kalau dalam industri kreatif ini, udah ada yang menjamin, yakni Allah. Biarkan kita fokus melayani umat-Nya saja. Tentu dengan kompetensi yang kita miliki.

Seperti yang pernah Pak Pras katakan dalam workshop Leadership Inside-out, kita hidup di dunia ini dengan misi “to lead, and to serve other”.

Tapi, untuk melayani, kita perlu menjadi siapa dengan kapasitas apa. Karena melayani orang lain, kalau nggak ada kompetensinya, malah gawat.

Jadi, perasaan dijamin oleh Allah inilah yang membuatku menjadi lebih tenang. Yaudah, aku fokus berkarya saja.

Seperti yang Krishnamurti (mindset motivator), “urusan royalti biarkan urusan Tuhan, urusanku berkarya sebaik mungkin”.

Nah, gitu aja dulu. Sampai jumpa di catatan berikutnya.

About the author

Dwi Andika Pratama

Founder ImpactfulWriting.com | Professional Impactful Writer | Mentor at CertifiedImpactfulWriter.com

Add comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Penulis Blog Ini

Dwi Andika Pratama sapaan akrabnya Kadika. blogger sejak 2012. Menjuarai lebih dari 10x Kompetisi Blog. Penikmat Buku Pengembangan Diri dan Marketing. selengkapnya…

Paling Dicari

Kategori

Part of BloggerHub.id