“Menulis adalah cara membangun peradaban yang lebih baik.” Kang Maman
Bayangin kalau kita ingin belajar sesuatu tapi ternyata nggak ada yang nulis topik tentang itu.
Ini bukan tentang, “kalau nggak ada buku yang pengen lu baca, artinya buku itu mesti lu tulis.”
Bukan tentang itu…
Tapi seandainya beneran nggak ada topik yang pengen dibaca, karena emang seseorang yang punya kapasitas untuk itu, nggak nulis.
Bisa kebayang betapa jadi bodohnya kita karena kita nggak tahu hal tersebut?
Inilah kenapa Kadika ingin menularkan spirit untuk menulis, berbagi apa pun latar belakangmu dan profesimu.
Baik, langsung aja:

#1. Menulis itu Melegakan Batin
Meski Kadika menemukan cara menulis yang mudah tanpa perlu banyak mikir—mereka menyebutnya Effortless Writing—tapi menumpahkan apa yang ada di dalam pikiran dan membiarkan jari-jari menari di atas keyboard, ada kenikmatan yang tak tergantikan oleh apa pun.
Kalau kamu lagi stres, banyak kerjaan, banyak pikiran, atau nggak tahu mulai dari mana buat mulai itu semua, saran Kadika: nulis.
Jujur, Kadika lagi banyak kerjaan, ya, tulis Impactful Freelancer dan Impactful Business Mindset, belum lagi mesti ngonten, terus revisi iklan, revisi instructions GPTs, belum lagi persiapan launching. Berat—kelapanya—banget rasanya.
Tapi ketika ditulisin kayak gini, malah jadi ringan, “kok nggak seberat yang dibayangkan, ya?”, malah biasa aja, wkwkwk…
Memang kitanya aja suka lebay, suka mendramatisir keadaan, seperti kata Seneca, “kita lebih menderita dalam imajinasi dibanding kenyataan.”
Sebenarnya skill mengetik 10 jari sangat berguna kalau kita pengen ngomong tapi dalam tulisan. Jadi antara kecepatan jari dan pikiran bisa setara, hahaha…
Oke lanjut…
#2. Menulis itu Meningkatkan Daya Pikir / Makin Kritis
Ketika sering pakai ChatGPT pikiran agak butek, kawan, makanya Kadika nulis manual lagi ini.
(biar nggak lupa cara nulis, wkwkwk…)
Karena emang menulis manual itu fungsinya biar nalar kita terus bekerja, terus tajem, karena ada hal-hal yang tak terpikirkan ketika kita cuman diem doang.
Ketika kita menuangkan ide ke dalam tulisan, ada hal yang bikin kita sendiri takjub, “wah, kok bisa kepikiran itu.”
Ibarat prosesor komputer yang makin hari makin canggih, nah, otak kita bisa terus diasah kecanggihan berpikirnya dengan menulis.
Serius, dengan menulis.
Karena sebenarnya menulis kayak gini itu adalah berpikir. Tanda kita berpikir malah.
Cobain nulis apa saja yang kamu ketahui dan pahami, itu keren banget sih, karena itu berdampak pada…
#3. Menulis itu Meningkatkan Pemahaman Ya, meningkatnya pemahaman. Kamu pernah nggak sih baca buku terus ada yang belum paham, dan ketika buka lagi buku bagian tersebut rasanya beda? Nah, itu tanda ilmu atau pemahaman kamu meningkat. Salah satu cara meningkatkan pemahaman adalah menulis. Bukankah Sayyidina Ali r.a. pernah berkata, “ikatlah ilmu dengan menulis.”? Karena otak kita nggak dirancang untuk…
Share ke WA atau Threads untuk membaca konten ini
Gratis — cukup share, konten langsung terbuka
Gratis dibaca. Kalau kebantu, boleh traktir kopi.
Terima kasih, ya
Dukungan sekecil apa pun bikin tulisan berikutnya lebih cepat terbit.
Boleh tinggalkan komentar setelah kirim dukungan, biar aku bisa ucapin terima kasih. ^^


