Funnelthic — AI Email Marketing Automation FunnelThic
FunnelThic

Email yang tahu siapa yang klik, siapa yang diam.

FunnelThic mengirim autoresponder harian, memisahkan pembaca sesuai perilakunya, dan bisa kamu atur dari Telegram. Dipasang di hosting sendiri: ekstrak, buka installer, selesai.

Versi 1.5.4. Sekarang dipakai sendiri untuk DwiAndikaPratama.com dan Impactful Writing. Belum dijual umum.

Kirim email
Penawaran: kelas menulis
maks 22 jam
Tunggu aksi
Klik link di email mana pun
Ya, klik
Aksi
Tag "tertarik", kirim susulan
Tidak
Kondisi
Dibuka atau tidak?

Ini tampilan aslinya.

Klik menu di samping. Tiap layar di bawah digambar ulang dari dashboard FunnelThic, lengkap dengan contoh data.

FunnelThic

Contoh data. Nama produk diambil dari katalog Impactful Writing.

Automation

Susun alur dengan drag & drop. Tiap cabang menunggu perilaku pembaca: klik, buka, beli, atau diam.

contoh data
Pemicu
Checkout "Certified Impactful Writer", belum bayar
Kirim email
Kamu tinggal selangkah lagi
214 terkirim61,2% open17,8% klik
maks 22 jam
Tunggu aksi
Klik link di email mana pun
Ya, klik
Aksi
Tambah tag "tertarik"
Kirim email
Yang masih bikin ragu
78,9% open34,2% klik
Tidak
Kondisi
Email terakhir dibuka?
Kirim email
Subject beda untuk yang belum buka
29,1% open4,2% klik
Klik di hari pertama ikut dihitungBerhenti otomatis begitu dia membeliOpen rate dan klik rate di tiap email, klik angkanya untuk lihat orangnyaLangkah 🤖 Email AI yang ditulis saat mau dikirim

Detail kecil yang biasanya kelewat.

Hal-hal ini yang bikin FunnelThic dibuat, bukan cuma pakai aplikasi yang sudah ada.

Pembaca tahu kenapa email ini sampai ke dia.

Footer menulis alasannya sendiri, sesuai data kontak: pernah membeli produk apa, tertarik dengan apa, atau terdaftar di list mana. Link berhenti langganan dan tombol berhenti satu klik di Gmail terpasang otomatis.

Kamu menerima email ini karena tertarik dengan Kelas Menulis Kilat di dwiandikapratama.com.
Berhenti berlangganan

Yang klik duluan gak disuruh nunggu.

Klik di email mana pun dihitung. Kalau dia sudah klik di email pertama, besoknya langsung dapat penawaran, gak perlu menghabiskan rangkaian pembuka.

Tanpa cron, tanpa ribet server.

Antrean kirim jalan sendiri di latar belakang. Kalau hosting kamu mendukung cron, tersedia juga URL cron untuk jadwal yang lebih pasti.

Angka buka yang bisa dipercaya.

Apple Mail membuka email secara otomatis untuk privasi. Bukaan seperti itu gak dihitung, begitu juga klik ke link website brand di footer. Yang tersisa benar-benar orang yang membaca.

Satu orang, satu email.

Centang list gabungan dan list per batch sekaligus pun hasilnya sama: penerima dihitung per orang. Antrean kirim juga menolak orang yang sama dua kali, jadi broadcast gak pernah dobel.

Kunci rahasia gak diisi browser.

Kolom API key dan token dibuat supaya gak ikut diisi otomatis dengan password login. Isinya disensor dan tetap tersimpan kalau kolomnya dibiarkan kosong.

Terus diperbarui.

Update masuk lewat satu klik dari dashboard. Ini yang terakhir ditambahkan.

1.5.2 · 1.5.4Terbaru
Penerima broadcast yang rapi

List gabungan "semua batch" di paling atas, batch-nya dilipat di bawahnya dan terkunci saat gabungannya dicentang. Ada pencarian dan Kecualikan list (warna merah supaya gak tertukar).

1.5.2 · 1.5.3
Email lebih rapi

{{name}} otomatis nama depan dengan huruf kapital, gak ada lagi "Kak Kak" kalau nama kosong. **tebal** dari tempelan jadi tebal, dan sub judul diberi jarak satu baris.

1.4.1 · 1.5.0
ChatThic dan Email AI

Lead dari chatbot website masuk dengan ringkasan obrolan dan tag tahap. Langkah baru 🤖 Email AI menulis email lanjutan obrolan saat mau dikirim.

1.4.0
Open rate dan klik rate di tiap email

Tampil di builder, autoresponder, jalur perilaku, dan peta jalur. Klik angkanya untuk lihat siapa saja orangnya.

1.3.9
Pepet yang tertarik dari broadcast

Pemicu baru "Merespons broadcast". Yang klik (atau buka) dapat email lanjutan selama dia masih klik, yang diam gak dikirimi apa-apa.

1.3.2 · 1.3.5
Broadcast bisa dijeda dan dilanjutkan

Tombol Jeda, Lanjutkan, dan Hentikan. Kirim ulang hanya ke yang gagal. Pengaman supaya satu orang gak menerima broadcast yang sama dua kali.

1.3.0 · 1.3.7
Peta jalur visual

Autoresponder tampil sebagai alur, tiap email jalur YA dan TIDAK bisa diklik dan diubah langsung. Email TIDAK boleh dikosongkan.

1.3.1
Pindah menu terasa instan

Halaman diambil duluan saat link disorot, berganti tanpa kedip putih.

Lihat update sebelumnya
1.2.8
Semua jalur sekaligus

AI membaca seluruh autoresponder, mencentang email yang ada link-nya, lalu menulis jalur untuk tiap email itu dalam satu rangkaian. Tiap malam paling banyak satu email jalur per orang.

1.2.7
Jalur perilaku di atas autoresponder

Email autoresponder yang ada link-nya punya lanjutan sendiri: yang klik dapat email YA, yang diam dapat email TIDAK. Berhenti setelah 2 email diam berturut-turut atau saat dia beli.

1.2.6
Pilih produk yang masuk

Di FunnelThic Connect ada mode "Hanya yang saya pilih". Produk yang gak dicentang gak dibuatkan list dan tag, dan keluar dari menu Produk.

FlowThic 1.0.1Add-on
Upsell, downsell, cross sell yang nyambung ke email

Kanvas tawaran untuk checkout Digithic. Yang ambil atau menolak dikirim sebagai event ke FunnelThic, produk tambahannya ikut masuk list pembeli.

1.2.5
Klik yang lebih jujur

Link website brand di footer gak lagi dihitung sebagai klik, jadi pembaca iseng gak langsung dikirimi penawaran.

1.2.4
Siapa yang buka dan klik

Daftar penerima di tiap automation, autoresponder, dan broadcast. Filter per email, cari, ekspor CSV, pasang tag.

1.2.3
Sortir produk

Urutkan dari pembeli terbanyak, peminat terbanyak, nama, atau terbaru. Halaman tetap cepat untuk ratusan produk.

1.2.2
Rincian status list

Di bawah jumlah kontak aktif: total, berhenti, bounce, spam, dan belum konfirmasi.

1.1.9
Kebiasaan pembaca

Heatmap jam buka, perangkat, model HP, aplikasi email, dan kota di dashboard.

1.2.0 · 1.2.1
Perbaikan dashboard dan kolom rahasia

Rentang 7 dan 90 hari jalan normal. Token dan API key gak lagi diisi otomatis oleh browser.

1.1.7 · 1.1.8
Double opt-in

Pengaturan umum single atau double, dan tiap list bisa ikut umum atau memilih sendiri.

1.1.6
Sortir list dan favicon

Urutkan list dari kontak terbanyak. Upload favicon sendiri di Pengaturan.

1.1.5
AI ikut gaya kamu

Panduan gaya pemilik diutamakan, boleh pakai subjudul, dan kutipan yang pernah dipakai gak diulang.

1.1.4
Impor yang rapi

Ekspor Mailketing, Sendy, dan MailerLite dikenali. Tombol Rapikan data untuk kontak yang sudah terlanjur masuk.

1.1.3
Funnel AI dengan cabang perilaku

Klik dicek sesudah tiap email. Pencarian produk dan list di Telegram cukup dengan mengetik.

1.1.2
Tab per situs

Produk dan list dipisah per web dengan label warna. Funnel AI bisa mengambil produk langsung dari katalog.

Pasangnya tiga langkah.

Bukan plugin WordPress. FunnelThic berdiri sendiri, biasanya di subdomain seperti funnel.domainkamu.com.

  1. Langkah 1
    Ekstrak zip ke folder subdomain

    Upload lewat file manager atau SSH. Gak perlu bikin database dulu.

  2. Langkah 2
    Buka alamatnya, installer jalan

    Pilih SQLite yang langsung jalan, atau isi data MySQL kalau mau.

  3. Langkah 3
    Tambahkan pengirim, mulai kirim

    Amazon SES, Mailketing, atau SMTP. Update berikutnya cukup satu klik dari dashboard.

PHP 7.4 ke atasNginx atau ApacheSQLite atau MySQLHTTPS untuk bot Telegram

Pakai WordPress dengan Digithic? Pasang plugin FunnelThic Connect. Pembeli, peminat, dan akun baru masuk list otomatis, termasuk data lama, untuk produk yang kamu pilih. Tambah FlowThic untuk upsell di checkout, dan ChatThic untuk menangkap lead dari chatbot website. Semuanya dikejar lewat automation FunnelThic.

Mau pakai FunnelThic juga?

Sekarang FunnelThic masih dipakai sendiri. Waiting list-nya ada di grup WhatsApp, supaya kabar dan tanya jawabnya langsung di satu tempat.