Membangun Rumah Virtual itu Penting!


Membangun Rumah Virtual itu Penting!

Tak banyak orang menyadari bahwa kehadiran ‘rumah virtual’ itu saat ini sangatlah penting. mengingat wajah dunia semakin berubah, lebih cepat dari yang kita kira.

Banyak juga orang yang belum sadar akan pentingnya membangun ‘rumah virtual’ di dunia digital ini. Anda bisa bayangkan sekarang ini semuanya serba digital dan menggunakan aplikasi. Mau dipijit saja ada opsi ordernya di GOJEK yakni GO-Message.

Maka dari itu kehadiran ‘rumah virtual’ atau yang biasa kita sebut website, dan sangatlah penting untuk kita pelajari.

Kalau kita pelajari cara membuat website itu lebih baik, karena kita akan lebih mudah membuat website sesuai yang kita inginkan. Ketimbang membayar web desinger untuk membuatkannya.

Karena bisa jadi Anda ketika sudah mempelajarinya menjadi pintu rezeki baru untuk Anda.

Kalau kita bayangkan sepintas website itu ibarat rumah. Maka dari itu aku namakan Rumah Virtual untuk Pribadi dan Kantor Virtual untuk Perusahaan atau bisnis.


Ngontrak itu nggak enak!

Alih alih kita ‘ngontrak’ di blogspot, wordpress, tumbler, blogdetik, mendingan kita keluarkan budget sedikit untuk membangun ‘rumah virtual’ kita.

Karena kalau kita ‘ngontrak’ itu nggak enak, terikat dengan peraturan dan kebijakan. Kalau ‘rumah’ sendiri, kita mau bagaimana pun bisa bebas berekspresi.

Contohnya blogspot sekarang sudah menganggap link affiliate adalah spam. Ini terjadi di blog pribadi ku. Karena blogspot. Yang masih ‘ngontrak’ di mbah google. Ya, aku mesti mengikuti kebijakan googlee.

Maka dari itu blog ku yang dari blogspot, memang dikhususkan untuk menulis dan kompetisi saja. Untuk bisnis, ya aku sewa hosting sendiri.

Ini pelajaran untuk kita semua, artinya ‘ngontrak’ itu nggak enaknya nggak bisa banyak berekspresi. 


Membangun Rumah Virtual

Kalau dibayangkan sepintas ‘rumah virtual’ atau website nggak jauh beda dengan rumah aslinya. Maksudnya? ada kemiripan lhoo.

Domain atau nama website kita. Itu persis seperti alamat rumah kita. Kalau kita nggak tau nama alamatnya. Kita nggak akan pernah bisa sampai dan orang lain pun susah mengunjunginya.

Kalau website tanpa domain, ya siapa yang mau mengujungi? Hehe. Dan itu bukan sebuah website namanya.

Hosting atau penyimpanan data secara online seperti sebidang tanah untuk menampung bangunan rumah. Iya ‘kan?

Semakin luas tanah, semakin tinggi juga harganya, semakin besar kapasitas penyimpanan hostingnya, ya semakin tinggi juga biayanya.

Bedanya kalau rumah itu tanahnya cukup dibeli sekali, kalau hosting dibayar setahun sekali. Ya maklum perawatan ‘rumah virtual’ ini lebih kompleks. Hehe.

Jenis website yang akan dibuat persis seperti tipe rumah yang hendak kita miliki. Kebayang ya?

Kalau ingin buat blog pribadi + toko online berarti menggunakan space hosting nya yang agak besaran. Begitu juga rumah, bila ingin memiliki warung di depan rumahnya. Maka ada biaya tambahan untuk membangun warung di dalam rumah.

Sekarang pertanyaannya, membangun ‘rumah virtual’ sama pentingnya nggak dengan punya rumah di dunia nyata?

PENTING sekali... kalau rumah sebagai tempat pelindung kita dari panas, hujan, tempat istirahat, orang lain berkunjung baik rekan kerja atau rekan bisnis, dan rumah memang menjadi kebutuhan sekunder walaupun secara fungsional primer.

Setidaknya aku sudah merangkum 10 alasan kenapa membangun ‘Rumah Virtual’ atau Website itu penting sekali.


#1. Meningkatkan Kepercayaan

Faktanya search engine no 1 di dunia saat ini adalah Google. Nggak percaya? Lha kita kan sehari hari pakai google untuk mendapatkan informasi.

Ketika orang searching nama pribadi atau nama bisnis kita, dan muncul websitenya di google. Apalagi kalau muncul di halaman satu. Beuh. Orang akan percaya dengan kita dan bisnis kita.

Karena kita memiliki website apalagi pakai domain dot.com atau dot.net, “kok bisa gitu?”. Sederhananya kita sendiri kalau ingin mengcrosscheck keberadaan orang dan bisnis orang lain pasti googling kan?

Ketika ada wesbitenya, lalu banyak menampilkan informasi yang kita butuhkan. Kita menjadi percaya karena bisnisnya nggak main main alias bener!

Dan Anda bisa bedakan mana website komersil beneran (.com, .net, .co.id, .id) mana yang cuman sekedar ada (.blogspot, .wordpress, .wix, dsb). tanya kepada diri Anda sendiri, lebih percaya mana? Hehe.


#2. Aset Digital

Website juga sebagai Aset Digital atau Intagable Aset. Aset itu menghasilkan uang. Kalau website itu berpengaruh ke nama baik Anda.

Ketika orang lain ingin tahu Anda lebih detail, ya Anda bisa arahkan ke website Anda. Biarkan website yang berbicara, ketika orang lain banyak tahu tentang Anda.

Bahwa Anda seorang pakar, ya Anda akan diundang jadi pembicara (pemasukan lagi). Persis seperti rumah yang Anda jadikan kontrakan atau koskosan. Hehe. Bisa menghasilkan pundi pundi rupiah.

Dan website (jika website komersil) ini sewaktu waktu bisa Anda jual lho. Alias bersedia diakuisisi oleh orang lain. Dan biasanya cukup tingi harganya. Seperti harga properti saja ya?


#3. Membangun Personal Branding

Apa sih manfaat personal branding? Sederhana sekali. Orang akan memandang Anda memang ahli dibidangnya. Lagi lagi bukan kita yang berbicara, namun konten yang kita buat di website tersebut lah yang berbicara.

Ini berlaku untuk personal atau pun bisnis. Semakin sering kita update konten yang berkaitan dengan APA yang ingin orang lain pikirkan tentang kita.

Misal kita ingin lebih dikenal sebagai Pebisnis. Berarti ya kita tampilkan konten konten yang berkaitan dengan bisnis.

Kalau jasa konsultasi psikologi, ya bisa tampilkan kasus kasus yang pernah ditangani tentunya dengan nama samaran ya.

Jadi pengunjung akan lebih mengenal Anda sebagai SIAPA.


#4. Meluaskan Jaringan

Namanya juga internet, interconnected-networking. Ada kata network atau jaringan. Kalau kita memiliki website. Jangkauan kita akan semakin luas.

Salah satu meluaskan jaringan ya kita saling berkunjung ke website lain atau memang konten konten kita berkualitas.

Dan pengujung dengan suka rela meninggalkan jejak di website kita atau memang membagikan konten kita sehingga menjadi viral (menyebar).

Anda bisa mendapatkan kenalan orang yang Anda butuhkan. Misal EO, Anda sebagai Trainer. Ya cocok sekali. Apa lagi sama sama memiliki website, artinya saling bisa dipercaya.


#5. Meningkatkan Brand Awareness

Kalau konten di dalam website menyebar bisa meningkatkan brand awareness lho. Artinya tingkat kesadaran dengan kehadiran website pribadi atau bisnis kita semakin banyak orang yang tau.

Ketika orang lain melihat atau membaca atau mendengar nama brand atau nama websitenyanya. Dan merasa sudah nggak asing lagi. Ya, bisa semakin tahu siapa Anda atau APA bisnis Anda.

Sederhananya. Bagaimana bisa diajak kerjasama memakai jasa kita. Kalau orang tersebut nggak tau siapa kita atau apa bisnis kita.


#6. Menunjang Profesionalisme

Kalau punya website sudah pasti jelas profesional dong. Apa lagi kalau tampilan website benar benar memukau dan kekinian. Pengunjung langsung berasumsi “wah keren banget, profesional banget nih”.

Karena dalam buku The Art of Dealing with People karya Les Giblin. 83% kita terpengaruh oleh visual. Maka dari itu belajar membuat website profesional itu bisa banget.

Apa lagi sekarang ada tempat belajar membuat website seperti DumetSchool. Duh, nggak perlu diragukan lagi deh. Yang namanya belajar di tempat terbaik pastinya akan diajarkan bagaimana membuat website yang profesional dan memengaruhi pengunjung.


#7. Bisa punya Toko Online sendiri

Kalau mesti sewa toko di ruko biayanya mahal banget. Dan belum tentu bisa langsung balik modal. Tapi kalau buat toko online sudah budgetnya minim, minim risiko pula.

Toko online bagian dari jenis website. Namun sekarang bisa memadukan antara blog pribadi dengan toko online. Jadi kan keren ya? Kalau blog pribadi bisa jualan karya sendiri.

Atau memang bisa membantu menjualkan produk orang lain. Keren apa keren? :D


#8. Sarana Membangun List

Website juga bisa membangun list lho, gunanya apa sih list ini? Banyak sekali manfaat bisa mengumpulkan list.

Misal mengendalikan trafik agar mereka senantiasa berkunjung ke website kita saat ada update informasi.

Bisa menjalin ikatan emosional dengan para pembaca.

Dan yang paling aku suka, ya bisa berjualan produk kita. Setelah membangun kedekatan, ya mereka juga akan percaya kepada Anda.

Kalau ada launching, bisa kita infokan kepada mereka.


#9. Sarana Berkarya

Kalau memang nggak ingin dijadikan tempat jualan atau bisnis. Ya website tetap bisa menjadi tempat terbaik Anda kok.

Karena Anda tetap bisa berkarya sesuai hati Anda. Mau mendesain website seperti itulah, inilah, terserah Anda.

Anda mau menulis itulah, inilah, terserah Anda. Karena berkarya kan tak ada batasnya.

Namun yang paling penting Anda belajar websitenya di DumetSchool selain profesional,  diajarkan juga secara mendetail. Keren deh.


#10. Menunjukkan Kepakaran

Seperti sebelumnya pernah disinggung kalau website bisa membuat orang lain lebih kenal siapa kita dan apa bisnis kita. Dari konten yang kita buat.

Kalau kita cukup konsisten dengan konten yang kita kerjakan. Maka tanpa kita suruh pun pengunjung menganggap kita pakar. Kan kita setiap saat update informasi yang satu kategori.

Misal tentang bisnis atau kesehatan. Ya orang lain akan senang kita masalahnya terbantu dan mau merekomendasikan website Anda kepada orang lain.


Aku kira cukup ya 10 alasan ini. Kalau Anda belum mau belajar website dari sekarang. Kebangetan lho. Karena dunia sudah berubah, tapi kalau skill nggak bertambah yang ada musibah!

Anda bisa belajar membuat website di DumetSchool.

Dengan Kelebihan:

#1. waktu untuk belajarnya yang fleksibel. Enak banget kan? Kalau fleksibel gini nggak mengganggu aktivitas prioritas kita.

#2. Satu murid langsung mulai. Nggak perlu menunggu banyak baru bisa belajar (emang angkot kali ya, satu ditungguin). Anda bisa langsung belajar bersama mentor terbaik di bidangnya.

#3. Belajar sampai bisa. Kan ada saja tempat kursus yang nggak menjamin sampai bisa. Tapi kalau di DumetSchool benar benar bertanggung jawab. Kalau Anda belum bisa, ya DumetSchool akan membuat Anda sampai bisa. Karena percuma kalau keahlian nggak dipelajari sampai bisa. Iya nggak?

#4. Konsultasi gratis seumur hidup. Enak banget nih. Kalau sudah lulus. Tetap bisa berkonsultasi dengan mentor di DumetSchool.

Yakin tetap nggak mau belajar website di DumetSchool?[]



Adalah Seorang Pemuda yang memiliki keinginan tahu yang tinggi. Sehingga kegemarannya dalam mengutak ngatik, kini Ia salurkan ke Dunia Teknologi Informasi. Disamping itu, Ia juga suka akan dunia Pengembangan Diri dan Bisnis. dan Kini Ia menjadi Seorang Mahasiswa Ilmu Komunikasi di salah satu Universitas Swasta di kota Tangerang.

Previous
Next Post »
0 Komentar