Setelah Memilih Usaha Online, lalu Mulai dari mana?


Setelah Memilih Usaha Online, lalu Mulai dari mana?

Setelah Kamu tahu bahwa memulai sebuah usaha itu mudah dan murah dengan melalui jalur ONLINE. Karena di dunia Online, semuanya serba mungkin. Bayangkan, kamu bisa menjual mainan anak ke bali, ke surabaya, ke batam, ke lombok, padahal kamu sendiri hanya berdiam di rumah. Betapa mudahnya menjalani usaha online.

Mungkin kamu bingung ingin menjalani usaha apa di online, hanya baru paham bagaimana usaha online itu bekerja untuk kita. Dulu, Saya pribadi sangatlah awam dengan dunia online marketing (baca: pemasaran online). Karena Saya memberanikan diri untuk terjun di usaha online, walaupun minim pengetahuan. Saya tetap bertekad untuk bisa menjalani usaha online.

Pertama kali Saya menjalani usaha online itu menjadi dropshipper di bukabuku.com. tepatnya bulan Maret 2015 ketika Saya pulang dari Islamic Book Fair. Senang rasanya bisa menjual satu buku, karena pengalaman pertama itu nggak bisa dilupakan. Wong, nggak tau cara promosi yang tepat. Boro boro mikirin target market, promosi saja cuma mengandalkan BBM (baca: Blackberry Messenger).

Saya akan paparkan beberapa Usaha Online yang kamu bisa jalani dengan mudah.


1. E- Commerce (Toko Online)

Untuk Kamu yang suka menjual produk yang bersifatnya fisik. Toko onilne adalah solusinya. Kamu bisa berjualan di marketplace yang ada di indonesia. Di antaranya, Tokopedia, BukaLapak, Shopee, dsb. Atau kamu punya budget lebih untuk membuat toko online, kamu bisa membuat toko online seperti DwipaBatik.com. dengan toko online, kamu bisa meningkatkan kepercayaan pengunjung dan pelanggan kamu.

Kamu bisa menjual produk fashion, herbal, buku, mainan anak. Seperti teman Saya ia membuat toko online jualmainananak.web.id. Walaupun ia menggunakan marketplace juga dalam berpromosi, ia juga tak lupa langsung membuat Toko Onlinenya. Dengan alasan untuk meningkatkan kepercayaan pengunjung dan pelanggan.

Toko Online juga bisa kamu jadikan sebagai alat promosi online bagi kamu yang sudah memiliki usaha offline dan menjual produk fisik. Misal kamu menjual cat, kamu bisa menjual cat secara online, dengan membuat toko online. Karena ketika toko online dikolaborasikan dengan toko offline maka semakin baik dan konversi pun semakin tinggi. Ini menurut Guru Saya Mas Indra Permana (Penulis Buku Resign yang Sukses).

Sekarang itu serba mungkin, jualan cireng dan aneka makanan ringan saja menggunakan toko online. Apalagi sekedar cari jodoh. Hehe.

Oh yah, Mas Jaya (Jaya Setiabudi Penulis The Power of Kepepet) juga mengingatkan untuk membuat toko online. Baik banyak produknya maupun sedikit. Dan dalam membangun toko online. Jangan lupa juga membangun list (baca: list bulding) karena perbedaan pebisnis online dengan pedagan online. Adalah disini. Karena ketika kita memiliki Database pembeli, maka akan mudah menjual produk berikutnya. Kalau mau buat toko online GRATIS ke YukBisnis.com saja. ^_^

“Bisnis Online dibangung dari pembelian yang berulang” ~ Zappos

Mas Fikry fatullah selalu suka bilang gitu kalau lagi ngisi kajian bisnis online di radiokbo.com. So, toko online itu hemat, mudah, murah, nggak ribet. (kalau mau bikin toko online murah ke sini aja).


2. Dropship

Drop shipping salah satu sistem pemasaran yang saat ini menguntungkan banyak orang. “Hmm, maksudnya bagimana?” Jadi gini, drop shipping atau kita biasa menyebutkan dengan dropship. Adalah sistem pemasaran yang supplier mengirim dengan nama toko kita. Nah, bagaimana sih sistem ini bekerja?

Jadi gini, ketika Kamu memutuskan untuk menjadi seorang dropshipper kamu akan berupaya mencari pembeli tanpa harus repot repot menyetok barang, packing barang, dsb. Karena dropship itu kita menjual barang dari supplier, yang dikirim atas nama kita. Enak kan? Hehe.

Jadi ketika ada orang membeli suatu produk dari Kamu, maka kamu akan menghubungi supplier untuk mengirim barang tersebut. Misal saja, kamu jualan batik, suppliernya dari jogja. Pembelinya itu berasal dari jakarta, maka kamu harus menghitung ongkos kirim dari Jogajkarta ke jakarta. Padahal kamu sendiri tinggal di jakarta.

Walaupun enaknya bisa menjual produk orang lain dengan brand sendiri (baca: white label) atau nama toko onaline sendiri. Kekurangannya ya di sini, lokasi supplier dengan lokasi rumah kamu berbeda. Jadi kalau ada orang yang belum mengerti, akan resisten (menolak) untuk membeli. Atau berpikir dua kali, karena ongkos kirimnya tinggi.

Sistem Dropship juga dipakai oleh beberapa toko online yang ada di indonesia. Salah satunya adalah BukaBuku.com, Saya rekomendasikan untuk jadi dropship di web itu. Saya pernah laku 1 (setelah itu Saya langsung beralih), dengan dikirim nama toko kita. Kenapa harus BukaBuku.com? karena dia toko online yang terpercaya, bank untuk pemabayarannya juga lengkap. Bisa dibilang kebanyakan dari pembeli sangat puas dengan pelayanan BukaBuku.com. Dari mulai packing yang rapih, customer service yang ramah, tepat waktu, sesuai dengan yang diestimasikan. Keren kan?

Oh yah dropshipping berlaku hanya untuk produk Fisik, karena produk digital nggak ada yang dropshipping, disamping akses dan kepemindahmilikannya berlangsung secara cepat dan tanpa membutuhkan materil (kurir) dan hanya membutuhkan koneksi internet saja.

Kalau Kamu ingin dropshipping batik, Saya punya rekomendasi dri crownbatik.com dan batikcode.com. mereka pemain batik tingkat menengah. Artinya pembelian ulangnya (Baca: Repeat Order) sangat cepat, karena ada keunggulan yang mereka ciptakan. Kalau kamu ingin mendapatkan nomer konteknya, silakan hubungi Saya ya.


3. Reseller

Re – Seller, yang artinya menjual kembali. Apa bedanya dengan dropshipping? Mereka berdua persis sama, hanya berbeda disistem komisi dan penjualan.

Jadi berbedaannya begini lho, reseller kita menjual lagi produk oranglain dengan menggunakan brand tersebut, dan dropship bisa menggunakan nama brand pribadi. Oh yah, ada beberapa yang menyediakan keanggotaan untuk membernya nggak perlu nyetok barang. Alias kita hanya membawa orang lain untuk membeli barang oranglain (brand owner) dengan margin yang sudah ditentukan.

Enaknya jadi reseller, kalau brand authoritynya sudah tinggi jadi ketika kita menjualnya pun akan mudah. Karena dalam benak prospek (dalam istilah internet marketing Leads) brand yang kita jual sudah familiar dan populer. Jadi akan sangat mudah untuk menjual kembali.[]

Sebenarnya sekarang itu semuanya berpotensi menghasilkan uang dari internet. Tinggal mencari orang yang butuh dengan produk yang kita jual, dapat uanglah kita. Tapi kan cari orang nggak semudah buang angin. Hehe. Perlu riset bahkan survey, untuk mengetahui apa saja yang mereka butuhkan. Karena setelah kita tahu apa yang mereka butuhkan, tentu kita akan mudah untuk menjual.

Baik sebentar lagi saya ingin sampaikan kepada Kamu beberapa usaha online yang akan menghasilkan uang. Hehe. Oh yah, sebelum saya sampaikan macam macamnya, guru Saya pernah berpesan, jangan sekedar mikirin UANG, tapi juga manfaat yang kita berikan. Jadi Kamu kalau mau jualan, pikirin juga apa manfaatnya untuk mereka. Kalau kata Ustadz, biar berkah. Hehe. Yuk lanjut.


4.Affiliate

Apa itu Affiliate? Suatu sistem pemasaran online yang dilakukan oleh orang memasarkan produk dengan membawa pembeli ke penjual melalui link referensi. Affiliate ini adalah sistem pemasaran online yang Saya sukai, karena hanya dengan memberikan link affilite kita kepada orang yang butuh solusi (produk yang kita jual) maka orang tesebut akan membeli. Dan kita akan mendapatkan komisi. Hehe. Mantep kan? Sesederhana itu.

Affiliate ini emang agak telat masuk di indonesia, disaat di negara internasional sudah banyak menghasilkan uang dari affiliate, kita baru memulainya. Nggak apapa sih, yang penting kita bisa merasakan kemajuan teknologi saaat ini.

“Masih belum ngerti nih Kadika?”

Pada intinya Kamu mengajak orang lain untuk mengklik link yang kamu berikan kepada orang tersebut dari yang kamu dapatkan dari penjual (dari web). Dan ketika sales (terjadi penjualan) maka sesuai kesepakatan di awal. Kamu akan mendapatkan komisi dari penjualan tersebut.

Sekarang ini affiliate bukan sekedar digunakan untuk memasarkan produk digital (baca: ebook, software, ecourses) tetapi untuk produk fisik pun ada. Karena saking mudahnya kita menghasilkan dari affiliate.
Namun terkadang kita terlupa dengan apa yang kita jual dengan target market kita. Kita langsung mengajak mereka untuk membeli produk yang kita rekomendasikan. Maka dari itu seorang affiliate penting sekali untuk bisa menguasai pengetahun produk (baca: produk knowledge). Tapi bukan affiliate marketer saja kok yang harus memahami produk yang dijual. Setiap orang yang memasarkan dan menjual wajib untuk menguasai pemahaman produk.

Mari dari itu seorang affiliate itu juga penting memiliki website atau blog pribadi, guna untuk bisa mengedukasi target market (baca: target pasar). Karena dengan mengedukasi mereka, mereka akan lebih mudah percaya dengan produk yang kamu jual kepada mereka. Mereka juga nggak merasa tertipuu dan dijuali, kalau kita fokus memberikan manfaat dan solusi.

Web E-Commerce di Indonesia, juga sekarang menggunakan sistem pemasaran ini. Salah satunya Lazada.co.id, Blibli.com, berrybenka.com, tokoone.com, dsb. Nah, itu semua adalah untuk web untuk produk fisik. Kalau untuk produk digitalnya, ada YukBIsnis.com, Ratakan.com, Idaff.com, dan masih banyak lagi.

Kamu juga bisa daftar secara gratis tanpa dipungut biaya sepeser apapun. Ini yang saya pernah singgung bahwa memulai usaha itu murah, mudah, jangkauannya luas. Walaupun kita belum punya website, tetapi punya facebook, itu pun bisa kita gunakan untuk media pemasaran. Itulah gambaran besar dari sistem affiliate.


5. Content Publisher

Apa itu Content Publisher? Orang orang yang menghasilkan konten yang bagus dan berkualitas. Saya sadar saat ini, karena banyak akun facebook yang menggunakan konten viral (baca: menyebar) ternyata untuk diperjual belikan untuk kepentingan iklan. Bahkan ada kontennya yang tentang musibah dan penderitaan oranglain. Kalau yang seperti ini, itu bukan konten yang bagus dan berkualitas. Konten yang bagus dan berkualitas itu bermanfaat bagi banyak orang.

Sekarang ini ada banyak orang yang membangun website yang berisikan kontennya menuju ke sesuatu yang akan diiklankan. Misal nih, ada website tentang masak dan kuliner, dan mereka sangat blak blakan dalam menyampaikan resep, sampai kita berpikir “ih, pokoknya suka banget sama web ini”. Nah kalau kita sendiri merasa puas dengan konten yang ada di website tersebut, kita berarti loyal dengan web tersebut, ketika ada penawaran, mungkin kita akan membelinya. Hehe.

Itu dari mereka yang mengumpulkan list email pengunjung dan review dari salah satu produk. Yang paling umum para content publisher menghasilkan uang adalah dari Google Adsense. Iklan yang disediakan oleh Google. Orang yang beriklan dengan Google Adword, kita sebagai publisher membantu advertiser untuk menemukan calon target pasar. Dari mana google tau? Salah satunya jenis artikel yang ditulis di website tersebut. Kalau website tersebut membahas tentang bisnis, google juga akan menampilkan iklan yang relevan (baca: hubungan yang sangat kuat) dengan konten yang ada di website itu.

Untuk modal membangun website Kamu hanya butuh domain dan hosting. Karena menurut Guru Saya, Om Rianto Astono. Domain dan hosting adalah kebutuhan mutlak untuk menghasilkan uang dari internet.

Sebenernya dengan memiliki Domain dan Hosting yang akan kita bangun menjadi sebuah website. Itu akan lebih mudah meningkatkan kepercayaan oranglain kepada kita. Dengan begitu mereka yang berkunjung ke website kita. Mereka tahu pengamahan kita, pengalaman kita, dan latar belakang kita. Akan semakin mudah memperkenalkan diri, tapi tanpa berkenalan. Hehe. Maksdunya BRANDING (Baca: Digital Branding) jadi dengan membaca konten yang ada di website kita. Mereka tahu, siapa kita.

Kembali ke content publisher, jadi tantangannya adalah kita hatus konsisten menulis konten yang bagus, berkualitas, serta bermanfaat bagi pembaca, bukan sekedar menulis keyword (Baca: kata kunci) supaya masuk ke one page google, yang hanya memfokuskan daya klik iklannya tinggi. Boleh boleh saja sih, tapi kan mereka juga menginginkan manfaat dari website kita.

Website itu ibarat rumah yang kita bangun, semakin cantik tampilannya, semakin bagus isinya, orang juga akan nyaman dengan rumah kita (website). Walaupun punya saya belum bagus bagus banget, minimal Saya melakukan perkembangan setiap harinya. Hehe.


Nah itu adalah pemaparan dari usaha Content Publisher. Kalau Kamu berminat, cukup beli hosting dan domain. Oh yah, Kamu juga bisa beli di sini. Provider hosting yang saya rekomendasikan. []

Adalah Seorang Pemuda yang memiliki keinginan tahu yang tinggi. Sehingga kegemarannya dalam mengutak ngatik, kini Ia salurkan ke Dunia Teknologi Informasi. Disamping itu, Ia juga suka akan dunia Pengembangan Diri dan Bisnis. dan Kini Ia menjadi Seorang Mahasiswa Ilmu Komunikasi di salah satu Universitas Swasta di kota Tangerang.

Previous
Next Post »