Memulai Usaha Online dari Affiliate


Memulai Usaha Online dari Affiliate

Mungkin Anda sebelumnya sudah baca tulisan Saya yang berjudul “kenapa memulai usaha dari online, bukan offline?”. Di antaranya Saya singgung adalah affiliate. Sistem Affiliate adalah salah cara untuk bisa menghasilkan uang di internet.

Keunikan dari Affiliate adalah Anda hanya mengajak orang lain untuk mengklik link affiliate yang Anda sudah ambil di web vendor (vendor adalah  orang yang menyediakan web beserta produk yang akan Anda jual). Dan terjadi penjualan ketika orang tersebut membeli dari link yang Anda berikan sebelumnya. Sesederhana itu.

Namun untuk mengajak orang lain untuk mengklik dan membeli dari link affiliate Anda itu nggak mudah juga loh. Karena perlu ada kedeketan terhadap pembeli. Anda juga harus membangun trust terlebih dahulu ketika hendak berjualan produk ala affiliate(maksudnya sistem affiliate).

Karena nggak semua percaya kepada Anda terhadap link affiliate yang Anda berikan. Dan terkadang mereka (target market Anda) berkata “hmm... kalau saya beli dari link affiliate Anda, apa feedbacknya?”. Anda yang masih pemula, nggak usah mikirkan seperti apa feedbacknya(dalam dunia affiliate, feedbacknya bisa berupa bonus, baik digital atau pun fisik, tau pun konsultasi). Anda yang baru memulai sebagai Affiliate Marketer. Mulai bangun saja dulu kedekatan dengan teman teman Anda di facebook (kalau Anda berjualan di facebook). Buat mereka percaya bahwa Anda seorang yang penjual yang memang dapat dipercaya.


Bangun Trust

Perlu Anda ketahui, sebelum Anda menyebar link affiliate. Perhatikan produk yang Anda jual. Kalau sekedar jualan, lalu ada orang yang membeli, dan komplain kepada Anda. lalu, Anda mengatakan “maaf, Saya cuma affiliate”. Bisa jadi pembeli itu nggak akan pernah beli lagi melalui referensi dari Anda. Ingat, kebanyakan dari pembeli atas dasar menyukai penjualnya dan membutuhkan produk itu.

Anda sebelum menjual produk tersebut. Ada baiknya Anda perhatikan. Apa produk ini sesuai kemampuan Anda, apa produk ini bisa Anda tangani dengan baik, kalau seandainya ada orang yang komplain. Kalau diluar kendali Anda semua. Sebaiknya, Saya menyarakan memilih produk yang sesuai kompentesi dan minat Anda. misalnya, Anda suka dunia memasak, tetapi Anda malah berjualan tentang produk plugins. Hampir dipastikan Anda akan kurang nyaman menjualnya dan kurang yakin dengan produk yang Anda jual.

Saya nggak melarang Anda untuk berjualan yang berbeda dengan minat dan kompetensi Anda. bukan itu yang Saya maksud. Yang Saya maksud adalah ketika ada orang lain bertanya lebih banyak mengenai hal yang bersangkutan dengan produk yang Anda jual. Ya, Anda mampu mengatasi keraguan keraguan itu. Minimal Anda yakin dengan produk yang Anda jual. Sederhananya, gimana orang lain mau membeli produk dari referensi Anda. sedangkan Anda saja nggak nyaman dan percaya diri dengan produk tersebut. Makanya direkomendasikan bila ada budget ya beli dulu produknya. Hehe.


Bangun Interaksi

Dari sekarang Anda bangun interaksi. Dengan cara memberikan konten konten yang bagus dan berkualitas. Bagus bagus yang masih berhubungan dengan produk yang Anda jual. Karena itu juga salah satu untuk mengedukasi pasar agar lebih sadar dengan produk yang Anda jual. Dan itu akan lebih mudah untuk membujuk mereka untuk membeli.

Lupakan saja dulu, feedback yang akan Anda berikan. Karena yang paling penting Anda bisa meulayani mereka saja dulu. Ketika mereka bertanya, Anda bisa menjawab pertanyaan itu, dan semakin yakin membeli produk dari referensi Anda.

Memberikan edukasi adalah bagian dari memberi “giving”. Karena Prinsipnya, memberi dulu, baru diberi. Yang paling penting dalam memberi konten atau update status. Anda jangan hanya menampilkan ‘kulit’nya saja, kalau bisa sampai ‘daging’. Karena dengan begitu mereka juga akan semakin mengerti dengan produk yang Anda jual (kalau konten atau status yang Anda buat itu adalah masih berbuhungan dengan produk yang Anda jual).


Lupakan (sejenak) soal teknis

Memang di dunia affiliate nggak jauh yang namanya teknis. Dimana seorang affiliate marketers, harus bisa membuat landing page, sales page, squeeze page, dsb. Untuk Anda yang masih pemula. Lupakan sejenak soal teknis mengenai perlengkapan untuk beraffiliate. Karena itu bisa Anda dapatkan di internet (Saya juga akan menampilkan tutorial bagaimana mendaftarkan diri di ratakan.com dan bagaimana mengambil link affiliate).

Sekarang yang penting tanamkan dulu soal mindset. Bahwa Anda menjual produk ini untuk membantu banyak orang. Misal bila Anda menjual ebook bagaimana cara menjadi penulis. Berarti Anda sedang berproses untuk membantu orang lain bisa menjadi seorang penulis. Cari orang orang yang ingin menjadi seorang penulis. Jual kepada mereka. Karena itu akan lebih mudah dan berkah. Hehe. Insyaa Allah. Kebutuhan mereka terpenuhi, dan Anda juga tercukupi.


Juallah yang menurut orang lain butuhkan. Bukan menurut Anda bagus.

Kebanyakan dari kita melakukan kesalahan ini. Kalau Anda yang belum melakukannya, sebaiknya jangan. Kecuali Anda kuat dengan penolakan. Hehe. Terkadang kita berpikir produk yang kita jual bagus banget dan percaya bahwa orang lain juga bakal beli dari affiliasi Anda.

Padahal nggak begitu. Bagus bagi Anda belum tentu bagus dan dibutuhkan oleh orang lain. Makanya penting untuk mengamati dan riset apa saja yang dibutuhkan oleh pasar (target market). Agar produk yang Anda jual itu ada yang beli. Hehe.

Ratakan.com adalah referensi web affiliate. Ratakan.com adalah marketplace digital indonesia.


Silakan tonton video ini. Jangan lupa juga subscribe channel Saya ya! Hehe :D 


Adalah Seorang Pemuda yang memiliki keinginan tahu yang tinggi. Sehingga kegemarannya dalam mengutak ngatik, kini Ia salurkan ke Dunia Teknologi Informasi. Disamping itu, Ia juga suka akan dunia Pengembangan Diri dan Bisnis. dan Kini Ia menjadi Seorang Mahasiswa Ilmu Komunikasi di salah satu Universitas Swasta di kota Tangerang.

Previous
Next Post »
0 Komentar