Kreativitas Manusia tanpa Batas.



Kesempatan kali ini saya ingin bercerita kepada kalian semua tentang masa kecil saya yang begitu banyak imajinasi yang liar. Haha, tak pernah menyangka sebelumnya kalau saya pernah seliar itu.

Namun saya bersyukur bahwa saya adalah manusia yang dilahirkan yang memiliki kreativitas, termasuk kamu juga. Karena semua manusia memiliki kreativitas, hanya saja beberapa di antara kita belum tahu caranya agar selalu bisa mengakses bagian kreativitas tersebut dalam diri kita. (nanti ikut aja keanggotaan NLP Inside Society :D)

Dahulu, ketika saya masih SD. Sekitar kelas 1 atau 2, persisnya saya tidak ingat lagi. Saya pernah membayangkan sesuatu yang saya sendiri pun sampai sekarang bertanya tanya “kok bisa sampe segitunya yaa?” saya merinding karena geli membayangkannya dan tertawa juga. Haha.

Jadi ceritanya ketika itu masih ada pohon markisa di depan rumah saya, begitu lebat buahnya, hanya buah markisa yang di rumah saya ternyata asam. Walaupun buahnya melimpah, tak banyak orang yang ingin memakannya. Apalagi saat panas terik, heum. Asam asam gimana gitu, haha.

Ketika itu saya duduk di bawah pohon markisa, karena kalau disiang hari. Duduk di bawah pohon markisa, terasa adeeeeem. Saya biasa melakukannya setelah pulang sekolah. Nah, saya iseng membayangkan pohon markisa yang mengikat ke apa pun yang ada di sekelilingnya.

Nih gambarnya.

Saya membayangkan kalau saya memakan buah markisa saya akan berubah bentuk menjadi orang yang bisa memanjatkan menggunkan ini. Entahlah saya pun tak tahu namanya. Yang pasti saya membayangkan kalau saya makan buah markisa terus saya minum air yang banyak. Buah itu tumbuh di dalam diri saya hingga akhirnya saya menjadi bagian pohon markisa. Haha.


Membayangkan tangan tangan saya keluar seperti ini. Haha. Nah setelah itu saya menyambung dengan melihat pohon kelapa yang tumbuh tunas di bawah pohon markisa.

Saya membayangkan kalau saya memakan buah tersebut, buah itu pun akan tumbuh di dalam tubuh saya. Dan saya juga menjadi manusia kelapa dengan jambul dari batok, tangan runcing seperti X-Man namun runcingnya dari batok kelapa, haha.



Setiap pulang sekolah saya suka membayangkan sendiri. Mungkin ini juga akibat nonton kartun power ranger, haha. Dan semua itu saya masih mengingatnya dalam diri ini. Haha, masa kecil yang indah dan mengingahkan.

Ah sudahlah malu nih diomongin terus, mau lanjut aktivitas lagi nih.
Selamat menjalan aktivitas yaaaak.[]


Adalah Seorang Pemuda yang memiliki keinginan tahu yang tinggi. Sehingga kegemarannya dalam mengutak ngatik, kini Ia salurkan ke Dunia Teknologi Informasi. Disamping itu, Ia juga suka akan dunia Pengembangan Diri dan Bisnis. dan Kini Ia menjadi Seorang Mahasiswa Ilmu Komunikasi di salah satu Universitas Swasta di kota Tangerang.

Previous
Next Post »
0 Komentar