Jika kau jodohku, ku akan bawa kau kepada Ibuku.




Sebenarnya siapa yang kita sayangi? Ketika ibu dikala susah, kita malah membantah. Ketika ibu sakit, siapa yang peduli dengannya?.

Sebelum kalian menlajutkan membaca, mohon untuk memutar video ini terlebih dahulu. Untuk mengingatkan betapa mulianya ibu kita.


Akhir akhir ini aku ingin sekali memberikan sesuatu hadiah kepada seseorang yang aku sayangi, walaupun aku dengannya tidak ikatan. Rasanya ingin memberikan sebuah kenangan dariku. Entah dia merespon seperti apa. Aku tidak peduli. Yang aku inginkan hanyalah sebuah senyuman tulus yang terpancar dari wajahnya.

Kebetulan beliau kemarin bertambah umurnya. Ingin sekali memberikan kenangan untuknya, tapi aku bingung untuk memberikan APA. Aku terbiasa memberikan hadiah kepada seseorang yang aku sayangi walaupun hanya teman.

Tapi setelah aku menonton itu, aku lupa. Lupa ada yang berhak dilayani selain seseorang yang aku sayangi. Yakni ibu. Ya ibu, sebentar lagi kita akan merayakan Hari Ibu, tepatnya tanggal 22 Desember 2014.

Aku disibukan untuk mencari hadiah untuk kawanku, tapi aku tidak disibukan untuk mencari hadiah untuk Ibuku. Tersentuh hati ini. Sungguh. Malu, memerdulikan oranglain, tetapi Ibu sendiri diabaikan.

Tapi ada satu hadiah yang takkan pernah terlupakan. Sebuah hadiah yang takkan pernah terlupakan, yakni diri aku membawa calon sahabat kehidupan. Sungguh Ibu pun merasakan kebahagiaan saat anaknya bahagia. Walaupun umur aku masih terbilang muda. Itu bukan alasan aku untuk mempercepat aku ke pelaminan.

Bukankah Allah akan mencukupkan rezeki orang yang menikah? Bukan Dia yang mencukupkan segalanya?

Ini hanyalah soal kesiapan mental dan niat. Ya kalau mental belum siap, masih seperti anak kecil. Dan niat hanya menterdepankan nafsu semata. Sejatinya penikahan bukanlah memenuhi kebutuhan biologis, melainkan memenuhi segala aspek kehidupan. Kehidupan kita mulai simbang.


Doa ku “Ya Allah berikan jodoh yang baik untuk diriku, dan keluargaku”aamiin. Ah, entahlah mengapa tiba tiba berkeinginan untuk menulis ini. Yang terpasti ini sebuah catatan hati. Semoga kalian mendapatkan jodoh yang terbaik. Aamiin[]

Adalah Seorang Pemuda yang memiliki keinginan tahu yang tinggi. Sehingga kegemarannya dalam mengutak ngatik, kini Ia salurkan ke Dunia Teknologi Informasi. Disamping itu, Ia juga suka akan dunia Pengembangan Diri dan Bisnis. dan Kini Ia menjadi Seorang Mahasiswa Ilmu Komunikasi di salah satu Universitas Swasta di kota Tangerang.

Previous
Next Post »
0 Komentar