PeDe itu dibiasain!


Selamat pagi guys. Ketemu lagi sama gue. Haha. Kali ini gue mau share‘Gimana caranya jadi orang super pede dan enggak ada matinya’ haha. Mungkin lo lagi ngebayangin. Kalau malu pake helm atau topeng. Haha. Bener bagi lo. Tapi belum tentu bener bagi umum.

Kenapa ini temanya “PeDe itu dibiasain!” karena semua terjadi bukan datang gitu aja. Harus dimulai dan ulang ulang agar mengakar dalam diri. Kalau catatan sebelum gue membenci banget yang namanya MEMBACA dan MENULIS. Sekarang gue mau sampein. Dulu diri yang jadul, kuper, minder, ah pokoknya parah banget dah. Tapi sekarang. Gue senengnya ketemu banyak orang. Malah ketemu orang baru itu kesempatan. Kesempatan menambahkan teman. Yang bisa diajak bisnis. Haha

Dulu waktu gue sekolah di MTs(setara SMP) gue ketemu cewek cantik itu malu bangeeeet. Sampe sampe nunduk. Ah rasanya gue kepengen cepet cepet lulus. Dan tiga tahun pun berlalu. Entah datang dari mana. Gue seperti mendapatkan suntikan energi saat masuk MAN(setara SMA). Gue jadi super PeDe(sebelum mengenal buku ya!). Gue melakukan semau gue. Dan kadang ada yang tersakiti oleh tingkah laku gue. Haha. Tapi gue cuek. Toh yang namanya manusia. Ini awal masuk. Nah waktu kelas dua. Gue udah mulai baca. Baca baca buku motivasi juga. Ternyata PeDe itu sangat membantu kesuksesan.

Setelah gue tau disitu, tapi kadang rasa minder itu muncul. Entah karena muka gue jerawatan, banyak panunya, atau sampe belang. Haha. Gue cuek banget. Enggak berfokus ke situ. Yang gue fokusin adalah gimana ketika oranglain kenal sama gue itu nyaman dan selalu tertawa. Dulu gue minder banget kalau gue punya badan yang belum ideal. Haha. Tapi sekarang gue bersyukur karena gue beda sendiri. Gue menerima diri gue seutuhnya. Sampe gue pernah berkaca dan ngomong sendiri. Persisnya begini “dika, makasih yah. Kamu selama ini udah nemenin aku. Maafin aku, kadang aku enggak ngikutin apa kata hati kamu. Aku mencintamu”. Apa reaksinya? Yap bener banget. Gue makin bahagia.

Orang yang enggak pede. Secara psikologis menganggap dirinya lebih rendah dari oranglain dan membandingkan kelebihan oranglain dengan kekuranganya. Wah, lo udah nyakitin diri lo sendiri. Lo yang sering membanding bandingkan. Berhenti dari sekarang juga. Karena itu mengurangi rasa cinta lo terhadap diri lo sendiri. Akhirnya lo enggak menghargai diri lo. Dan ini yang sering kali membuat lo galau dan terpuruk.

Ketika lo udah menemukan diri lo sesungguhnya. Gue yakin PeDe itu akan merambat. Lo akan mempraktikannya di situasi apapun. Haha. Tapi inget semuanya enggak akan pernah terbentuk. Kalau lo enggak MEMULAInya. kalau lo biarin diri lo. Malu minder alias enggak pede. Lo bakal terus begitu.
Mungkin sedikit berat kalau dari awal. Gue tau kenapa itu terjadi. Karena alasan lo kurang kuat. Misal, lo ketemu cewe/cowo cakep banget. Tapi malu banget buat kenalan. Tapi kalau berpikiran “gue kan mau cari temen dan banyakin temen” gue yakin lo berani buat kenalannya.


Perhatikan apa yang lo katakan dalam diri lo. Ketika lo mengatakan “gue malu bro. Dia kan cantik, sedangkan gue?”. Inget perkataan yang diucapkan dalam hati. Juga berpengaruh pada kePeDean lo. Inget, PeDe itu dibiasain. Kalau lo terus terusan malu, lalu kapan PeDenya? Kalau bukan sekarang kapan lagi? So, Be Your Self.[]

Adalah Seorang Pemuda yang memiliki keinginan tahu yang tinggi. Sehingga kegemarannya dalam mengutak ngatik, kini Ia salurkan ke Dunia Teknologi Informasi. Disamping itu, Ia juga suka akan dunia Pengembangan Diri dan Bisnis. dan Kini Ia menjadi Seorang Mahasiswa Ilmu Komunikasi di salah satu Universitas Swasta di kota Tangerang.

Previous
Next Post »
0 Komentar