Mungkin ini yang dimaksud, KEEP CALM.


Selamat pagi guys. Apa kabar? Wah udah masuk wekeend aja. Aktivitas apa yang akan kalian lakukan untuk mengisi wekeend hari ini? Heummm. Bingung yaa? Yaudah gue kasih rekomendasi aja. Kalian pergi ke toko buku beli buku Happiness Inside. Banyak pelajaran yang gue ambil disitu.

Azan shubuh pun tiba. Gue pun bergegas untuk shalat shubuh di musola. Ini cerita bukan soal gue lagi shalatnya. Tapi cerita gue melewati dua anjing yang ganas, katanya. Oke. Gue berjalan dengan tenang, walaupun ada rasa degedegan. Dua anjing itu diem aja. “selamat, selamat” begitulah ada yang ngomong bagian diri gue.

Setelah gue pulang pun tuh anjing masih ada. Gue tetep tenang, bersikap BIASA aja. Walaupun ada rasa was was. Haha. Akhirnya gue pulang dengan selamat. Sering banget kita suka merasa panik atau takut terhadap kondisi. Padahal kondisi di luar sih biasa biasa aja. Cuma kadang kitanya aja. Yang terlalu parnoan. Haha.

Gue padahal kalau sama orang tuh biasa aja. Apa lagi kalau ketemu banyak orang itu suka. Tapi enggak tau kenapa ketika gue ke kampus dan ke bank. Perasaan gue takut gitu. Gue ngerasa enggak enak aja dengan kondisi itu. Kalau menurut gue sih mereka biasa biasa aja. Gue tau kenapa? Kita kadang bisa begini. Karena hubungan sel neuron kita belum terbentuk dengan tempat dan kondisi ini. Jadinya kadang kita suka ngerasa takut atau malu.

Nah, kalau pas takut atau malu gitu. Caranya kita menjadi oranglain. Lho kok gitu? Iya dong. Coba deh lihat oranglain kalau lihat kita. Tentu mereka BIASA aja kan? Nah betapa buruknya kita kalau sampe menganggap orang itu berprasangka yang enggak enggak. Padahal perasaan datang dalam diri kita sendiri. Gue udah pernha nyoba begini. Ketika gue takut atau malu. Gue berimajinasi. Gue keluar dalam diri gue. Gue lihat diri yang sebenarnya. Ternyata diri gue biasa aja. Malah tenang. Nah dengan begini perasaan kita biasa aja lhoo.

Mungkin ini yang dimaksud dengan KEEP CALM. Tetep tenang. Nah untuk mengaktifkan rasa tenang kita harus bersikap biasa. Eaa? Aha. Sekarang ketemu kuncinya. Untuk menjadi TENANG, harus diawali dengan sikap biasa biasa aja. Oke? Sip.


Catatan sederhana semoga menambah wawasan lo dalam berpikir. Aamiin. Keep Writing and Keep Reading. You can tell us about you. Hhha. Salam active.[]

Adalah Seorang Pemuda yang memiliki keinginan tahu yang tinggi. Sehingga kegemarannya dalam mengutak ngatik, kini Ia salurkan ke Dunia Teknologi Informasi. Disamping itu, Ia juga suka akan dunia Pengembangan Diri dan Bisnis. dan Kini Ia menjadi Seorang Mahasiswa Ilmu Komunikasi di salah satu Universitas Swasta di kota Tangerang.

Previous
Next Post »
0 Komentar