Cinta yang Tulus



Apa sih CINTA menurut kalian ? banyak jawaban yang terlontar dari benak kalian. mungkin ada yang menjawab “cinta itu buta”,”cinta itu penuh penderitaan”,”cinta itu indah”, dan masih banyak lagi. Tetapi saya akan menjawab cinta itu puncak semangat yang tertinggi. Lho kok bisa ? kita sekolah karena cinta terhadap diri sendiri, orangtua, dan DIA. Hidup ini tanpa cinta bagaikan robot. Kita mungkin akan saling membunuh bila enggak ada CINTA. So, ketika kalian galau enggak usah bilang begini “kenapa harus ada cinta ?” coba bayangkan saja kalau enggak ada cinta !!!.

Cinta itu beragam tergantung kita menggunakan “kaca mata” jenis apa. Bila kita menggunakan “kaca mata” galau, ya mungkin kita akan “cinta ini penuh derita”. Tetapi bila kita menggunakan “kaca mata” bahagia, mungkin kita akan menjawab “oh, cinta. Dengan adanya engaku betapa indah hidup ini”.

Saya sering sekali membaca status temen di facebook. Kurang lebih seperti ini “kenapa gue harus disakiti lagi ?”, kasian sih kepengen ngebantuin. Tapi ya gimana namanya hal seperti itu ya WAJAR. Kalau kalian tau rahasianya(baca: note penulis ‘ini rahasianya’ ) kalian enggak akan mengatakan begitu lagi. Karena kalian tau, apa yang harus kalian lakukan agar berhenti disakiti. Bila kalian disakiti katakan “saya layak mendapatkan yang lebih baik dari ini”.

hanya dua alasan sulit move on, yakni masih berharap dia kembali dan enggan untuk melepaskan perasaan itu.

Kenapa sih banyak berkorban karena cinta, hingga mati konyol seperti ‘romeo and juliet’ ? setelah saya membaca buku the secret, saya melakukan step itu dan berharap hingga saya mendapatkan pasangan yang terbaik, tetapi tentu faktor utama ialah DIA. Cinta yang sejati bukan mengorbakan diri untuk yang dicintai, rela melakukan untuk mendapatkan cintanya. Di dalam buku the secret memaparkan, “bila mencintai diri sendiri sebagaimana seharusnya, kita akan mendapatkan akibat dari mencintai diri sendiri” masih ingat hukum tarik - menarik. Dari cinta yang kita dapat dari lawan jenis, ternyata itu hanya akibat dari kita mencintai diri sendiri. Seperti halnya mas ippho saat itu ingin menikah, dan 6 bulan kemudian mas ippho menikah dengan memaksimalkan rahasia tersebut(baca: 7 keajaiban rezeki).

saya akan mengutip bagian dari kehidupan saya :-D.
“Saat menginjak kaki di bangku MA, saya mulai memberanikan diri untuk menyatakan suka terhadap lawan jenis. Saat itu saya menyukai cewek yang sederhana tetapi memiliki sifat yang membuat saya lebih bersabar dan belajar bijak. Tetapi itu semua kandas karena ketiadaan cinta yang tulus.”

Mungkin yang saya alami dan saya amati. Kenapa cewek suka disakiti ? karena ketiadaan CINTA yang TULUS. Iyah, sekali lagi T-U-L-U-S. Saya memaparkan cinta yang tulus itu seperti apa. Saya bersedia kok hehe.

“cinta yang tulus itu, enggak mampu untuk melirik hati oranglain” ini serius lhoo ! mungkin “kaca mata” yang kalian pakai akan menghasilkan jawaban yang berbeda. Ini bukan pikiran saya yang menjawab tetapi hati saya.
Oke, saya akan simpulkan.

Cinta itu netral. Kitalah yang memberikan ‘rasa’ terhadap cinta. Bila kalian disakiti, tanamkan sebuah pemikiran “ini hal yang harus terjadi demi mendewasakan diriku”. Pada hakikatnya cewek diciptakan makhluk perasa, biasanya cewek akan lebih peka terhadap perasaan pasangannya. Jangan dihakimi perasaan itu, karena itu adalah karunia Tuhan. Atau yang biasa disebut intuisi. Jangan berharap kepada cowok untuk peka dalam perasaan. Ingat cowok diciptakan sebagai makhuk pemikir.


Terima kasih untuk yang mengajarkan saya untuk mencintai dengan tulus. Mungkin ini yang pertama kali saya rasakan, eh curhat. Tapi enggak apapalah. Kan enggak ada yang tau siapa yang saya suka :-D.

Adalah Seorang Pemuda yang memiliki keinginan tahu yang tinggi. Sehingga kegemarannya dalam mengutak ngatik, kini Ia salurkan ke Dunia Teknologi Informasi. Disamping itu, Ia juga suka akan dunia Pengembangan Diri dan Bisnis. dan Kini Ia menjadi Seorang Mahasiswa Ilmu Komunikasi di salah satu Universitas Swasta di kota Tangerang.

Previous
Next Post »
0 Komentar