TransforMAN

Ini judulnya pelesetan. Sebenernya kepengen “Transformer masuk MAN. Wow” tapi kayanya kurang jleb gitu. Entah apa yang membuat imajinasiku bisa seperti, mungkin terlalu banyak maen game transfomer di laptop. Mungkin ini efek samping, tapi enggak apa – apa deh :-D.
***

“nguingg ngiung” suara bel berbunyi tanda upcara akan dimulai,  siswa/i MAN parungpanjang pun segera menuju kelapangan. Setelah sekian intruksi diberikan barulah mereka turun. Termasuk saya terkadang telat – telatin dikit hehe.

Upacara berjalan dengan lancar. Saat pembina upara hendak menyampaikan amanat. Ada suara gemuruh dari luar “duar ... duar ... jegeeer ... duar” kami seketika kaget. Kami mengira anak yastrif sedang melakukan eksperimen, ternyata BUKAN ..!!! kami kami pun panik dengan keadaan tersebut. Termasuk si habib yang so cool itu juga mukanya melaas banget dan zama pun sama dasarnya zama orangnya kagetan ketika mendengar itu zama makin terpuruk. Haha.

kami segera melihat keluar, karena kami melihatnya bareng – bareng. Saat sampai gerbang saya tersangkut bersama siswa yang lainnya. Mudrika bilang begini “woy, elu mah badan gede juga malah maksain keluar bareng kita. Pegih pegih lu” tanpa perkataan yang terucap saya langsung mencabut diri dari rapatan mereka.

Oh Ternyata ada kaum MEGAtron. Kami langsung loyo, tak berdaya melihat kaum MEGAtron ingin menyerang sekolah kami. Selang beberapa menit kami dikagetkan dengan munculnya mobil pak basit, pak cecep, bu yusi, dan pak indra yang berubah menjadi robot. Ternyata mereka tidak menyadari hal itu. Kami sungguh senang rasanya karena bisa dibantu oleh robot yang baik.

Tidak berhenti disitu saja, ketika itu secara kebetulan pak polisi dari parungpanjang hendak ke MAN. Tetapi dia heran dengan kondisi jalan cibunar yang bergelombang dan banyak lubang bekas geranat. Dengan menghiraukannya, pak polisi tetap jalan menuju MAN. Seketika mobil yang biasa digunakan patroli berubah menjadi robot dan memimak kepada kami. Akhirnya MEGAtron pun pulang tanpa sedikit kesenangan.

*** Sebulan kemudian

Terdengar suara pesawat dan mobil, dan kebetulan kami sedang upacara lagi. Dan herannya kok kaum MEGAtron datangnya pas lagi upacara aja yah. Kenapa enggak pas lagi ekskul ?. ah enggak gunanya mikirin ini, wong buat mikirin nyawa sendiri aja bingung. Karena situasi saat itu sangatlah membuat panik seluruh warga MAN dan cibunar. Karena kaum MEGAtron membawa anak buahnya lebih banyak.

Mobil guru – guru pun seketika langsung berubah. Kami berlindung di rumahnya maman bule hehe. Karena di situ ada Hyundai yang kebetulan itu mobilnya maman bule yang baru dibeli hehe. Entah kenapa mobil – mobil seketika berubah menjadi robot.

Pertarungan MEGAtron dengan berlangsung seru. Sungguh kemenangan berpihak kepada kami. Saat itu kereta api lewat seketika menjadi robot wow ...!!! karena sekolah kami dibelakangnya ada rel kereta. Pertarungan pun semakin seru. Mobilnya bu yusi ternyata tergeletak di depan warung om.

Saya minta tolong hyundai untuk membawanya kemari ke tempat maman bule. Saya mencari pa beni untuk menanganinya. Karena saya pikir pa beni ngertilah dengan teknik mesin. Dengan penuh semangat pa beni langsung membedah mobilnya bu yusi dengan dibantu oleh fadli. Bu yusi menghimbau untuk berhati – hati memperbaikinya. Hanya dalam waktu 1 jam mobil bu yusi ikut perang kembali.

Pertarungan berlangsung 3 jam, karena sudah masuk waktu shalat. Azan pun berkumandang mereka pun kembali menjadi mobil. Selesai shalat, wah tenyata mereka kembali bertempur kembali. Kami pun lari ke lapangan puma.

Perang ini berlangsung 1 jam, yang akhirnya dimenangkan oleh pihak kami. Haha.

*** Tiga bulan kemudian

MEGAtron datang kembali ke sekolah MAN. Tetapi hanya perwakilan mereka saja. Saya yang menjadi jubir dari MAN untuk berkomunikasi dengan mereka. Ternyata mereka datang saat upacara hanya ingin menghormat bendera merah putih. Mereka bilang saat pertama kali datang dengan rusuh karena meraka khawatir bila tidak seperti itu mereka akan dilempari oleh warga cibunar.

Hehe makasih teman – teman udah mau berimajinasi bersama hehe.

Adalah Seorang Pemuda yang memiliki keinginan tahu yang tinggi. Sehingga kegemarannya dalam mengutak ngatik, kini Ia salurkan ke Dunia Teknologi Informasi. Disamping itu, Ia juga suka akan dunia Pengembangan Diri dan Bisnis. dan Kini Ia menjadi Seorang Mahasiswa Ilmu Komunikasi di salah satu Universitas Swasta di kota Tangerang.

Previous
Next Post »
0 Komentar